Dasarkolam ikan koi. Dasar kolam ikan koi, hendaknya dibuat sedikit miring. Ini bertujuan memudahkan aliran air saat nanti dilakukan pengurasan, atau penggantian air. Di samping itu, dasar kolam ikan yang miring, memungkinkan kotoran ikan dapat berkumpul di suatu tempat tertentu. Tempat yang paling rendah.
Setelahair media di kolam telah siap, benih ikanpun siap ditebar kemudian tambahkan antibakteri seperti boster dengan dosis 2 cc/l air selama 3 hari. Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton . Itulah cara membuat kolam terpal yang dapat Anda coba. Budidaya ikan merupakan salah satu bisnis yang sedang tren dan menghasilkan.
Langkahpenting pertama adalah menentukan jenis kolam yang ingin digunakan. Ada tiga macam kolam untuk budidaya ikan gabus, ada kolam tanah, kolam terpal, dan juga kolam beton. Anda bisa menyesuaikan dengan lahan dan modal yang dimiliki. Untuk kolam tanah, cara pembuatannya cukup mudah. Anda hanya perlu menggali tanah dengan batasan tertentu.
Bacajuga: Cara Membuat Ukiran Batu Alam dari Semen tanpa Cetak dan Pahat. Dalam kesempatan ini, saya akan menunjukkan cara paling praktis dan paling ekonomis dalam membuat air terjun kolam ikan minimalis dengan harapan bisa menjadi bahan untuk berkreasi lebih jauh lagi. Cara yang akan saya jelaskan disini adalah dengan cara sambung dan tempel
Jikakolam ikan di rasa kotor, ada daun jatuh atau kotoran lain segeralah anda ambil. Tak jauh beda membuat kolam tanah maupun kolam terpal, cara membuat kolam dari beton mudah dan sangat simpel dikerjakan. Ukuran kolam ikan nila 1000 ekor. Asalkan ada lahan di sekitar rumah, tinggal sediakan saja beberapa.
Tidakmemerlukan banyak lahan untuk mengoperasikannya. Kolam terpal juga dapat dengan mudah dipindahkan tidak seperti kolam tanah atau kolam beton yang memerlukan lahan permanen. Langkah - Langkah Cara Membuat Kolam Ikan Terpal . Lokasi kolam yang terbuka; Rangka kolam (untuk kolam ikan terpal dipermukaan) berupa kayu, bamboo, atau baja.
Menghilangkanbau semen dari kolam dilakukan dengan cara khusus, yaitu merendam kolam atau menggunakan batang pisang. Cara pertama dilakukan dengan mengisi air ke dalam kolam hingga penuh. Setelah itu, biarkan selama 3 hari, kemudian air dikuras. Perlakuan tersebut harus diulang sebanyak dua kali atau sampai bau semen di kolam menghilang.
5 System keluar masuk air dan pengaturan debit air. Setelah lokasi dan ukuran luas kolam telah ditentukan, barulah kita melakukan pembuatan kolam lele. Berikut cara-cara pembuatan kolam lele: 1. Ukur luas kolam terlebih dahulu, karena luas kolam sangat menentukan berapa banyak bibit lele yang akan kita masukan. 2.
2 Pilihlah Warna Alami untuk Kolam Ikan. Agar kolam ikan Anda lebih indah dengan maksimal, gunakanlah rekomendasi warna-warna berikut pada kolam ikan Anda. Ada beberapa warna alami yang bisa Anda pilih seperti warna hitam, biru dan juga warna abu natural dari beton kolam. Penggunaan cat warna hitam juga dapat membuat warna di badan ikan lebih
Hargaikan di desa kami berkisar antara Rp 35.000-Rp 45.000 per kilogramnya. B. Tujuan. Dari permasalahankami di atas, kami telah membentuk sebuah kelompok tani ikan air tawar yaitu Kelompok Tani " AirAlam Sejati" dengan anggota kelompok yang ditunjang oleh beberapa faktor sebagai berikut: 1.
3jo7. Ikan koi Cyprinus Carpio adalah salah satu jenis ikan yang banyak dipelihara di Indonesia karena faktor keindahan tubuhnya. Benar sekali ikan koi mempunyai corak yang khas dan dipercaya dapat membawa keberuntungan. Geraknya yang lincah serta gesit membuat ikan ini sangat ampuh untuk menghilangkan stres. Biasanya sih ikan koi ini tidak dipelihara di akuarium melainkan di kolam. Sebab keindahan ikan ini terdapat di area punggungnya. Selain itu, ukuran kolam yang lebih besar juga memungkinkan ikan koi ini mampu bergerak dengan lebih leluasa. Anda harus mencoba bagi Anda yang baru pertama kali memelihara ikan koi, Anda mesti mengetahui karakteristik dasar dari ikan ini terlebih dahulu ya. Di antaranya yaitu Ikan koi senang menggosokkan tubuhnya di pinggir dan dasar kolamIkan koi membutuhkan oksigen dalam jumlah melimpahIkan koi lebih menyukai kolam yang mempunyai arusIkan koi memerlukan cahaya matahari langsung untuk menjaga keindahan sisiknyaIkan koi lebih menyukai air bersuhu hangat daripada dinginKarakteristik-karakteristik di atas akan sangat membantu Anda sebagai pedoman dasar dalam membuat kolam yang ideal bagi pertumbuhan ikan koi ya. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk membuat kolam koi yang tepat supaya ikan-ikan koleksi Anda dapat hidup dengan Lokasi Pembuatan KolaBerdasarkan lokasinya, kolam ikan koi bisa dibedakan menjadi dua macam yaitu kolam indoor dan kolam outdoor. Kolam indoor ialah kolam yang ada di dalam suatu bangunan. Sedangkan kolam outdoor yaitu kolam yang berada di luar ruangan. Dari pengertian di atas, maka bisa disimpulkan bahwa kolam indoor akan mendapatkan sedikit sinar matahari sehingga suhu di dalamnya pun cenderung dingin. Dibutuhkan teknik sedemikian rupa agar kita dapat mempertahankan suhu normal di dalam kolam sehingga ikan dan biota yang hidup di dalamnya tetap pada kolam outdoor, kolam bakal mendapatkan sinar matahari yang melimpah. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik tertentu supaya suhu kolam tidak terlalu panas, terutama ketika siang hari. Posisi kolam yang berada di luar pun membuat kolam jenis ini cenderung lebih mudah terkena kotoran. Anda harus benar-benar memperhatikan kebersihan kolam ikan koi ini. Sebab bagaimanapun juga kebersihan kolam akan sangat mempengaruhi kesehatan ikan-ikan koi yang hidup di dalamnya. Itu sebabnya, teknik merawat kolam ikan outdoor ini lebih Desain KolamTerdapat 3 desain kolam menurut bentuknya yakni persegi, lingkaran, dan bebas. Bentuk persegi dipilih jika Anda ingin menciptakan gaya kolam yang modern. Gaya ini cocok untuk pelengkap rumah minimalis, modern, dan ruangan untuk keperluan resmi. Sementara itu, kolam berbentuk lingkaran dan elips cocok Anda buat pada rumah bergaya elegan, mewah, tradisional, dan ruangan informal. Terakhir, untuk gaya bebas, cocok diterapkan pada rumah di objek wisata ataupun tempat penginapan seperti vila dan hotel. Untuk memperoleh inspirasi desain kolam yang lebih banyak, silahkan lihat artikel kami Sistem FilterasiSebagaimana kolam untuk pemeliharaan jenis ikan yang lainnya, kolam ikan koi pun perlu Anda lengkapi dengan sistem filterasi untuk menghasilkan oksigen dan menjaga kebersihan air kolam. Pada kolam ikan koi, sistem filterasinya dilengkapi dengan dua macam saluran yaitu saluran air bersih dan juga saluran air kotor. Pada saluran air bersih, air hasil pengolahan oleh filter tersebut bakalan dialirkan kembali menuju kolam. Sedangkan saluran air kotor berfungsi untuk menyedot air dan kotoran untuk dialirkan ke sistem filterasi. Kedua sistem ini saling bekerjasama menjaga kebersihan air di dalam filterasi di kolam ikan biasanya terdiri dari tiga kolam. Kolam pertama berfungsi untuk menyaring kotoran yang berukuran besar. Sedangkan pada kolam kedua dan ketiga selain sistem filterasi, ada pula sistem mat sebagai tempat pertumbuhan bakteri baik penjernih air. Bakteri-bakteri ini mampu berperan secara aktif dalam menjaga kebersihan air. Selain filterasi, kolam ikan juga membutuhkan aerator yang berguna untuk menciptakan gelembung-gelembung udara yang bisa menambah kadar oksigen di dalam air. Bentuk aerator ini mirip air terjun dan air mancur. Silakan bisa Anda pilih sesuai selera Ukuran KolamPada tahap ini, Anda memerlukan ketelitian dan perhitungan yang matang supaya kolam yang dihasilkan bisa sesuai dengan rancangan desain. Adapun kedalaman ikan koi yang ideal adalah 1 meter untuk ikan koi yang ukurannya kurang dari 30 cm, m untuk koi berukuran antara 30-40 cm, serta kedalaman lebih dari m untuk koi berukuran lebih dari 40 cm. Penentuan ukuran ini juga harus memperhatikan populasi ikan yang akan menempati. Populasi yang terlalu sedikit biasanya menyebabkan ikan kesulitan menemukan makanan. Sebaliknya apabila terlalu banyak akan menyebabkan ikan berebut makanan dan oksigen. Adapun populasi yang ideal adalah seekor ikan koi bisa menempati 3 kali ukuran TanahTingkat kesulitan penggalian tanah akan berbeda-beda tergantung jenis tanah dan kedalaman air tanah di lokasi tersebut. Pada lokasi dengan air tanah yang dangkal, tandanya saat digali satu meter maka air tanahnya sudah menyembur, maka dibutuhkan pompa air untuk mengeringkan galian tersebut sehingga bakal mempermudah langkah-langkah pembuatan berikutnya. Selama proses penggalian tanah sedang berlangsung, air di dalam galian harus terus dikeluarkan agar Anda tetap dapat melaksanakan pekerjaan penggalian dengan lancar. Anda bisa memakai cangkul untuk menggali lubang di dan Pemasangan Batu BataSetelah galian tanah benar-benar kering, langkah selanjutnya adalah pengecoran. Pengecoran ini harus dilakukan dengan cepat agar tidak terjadi rembesan air tanah kembali. Begitupun saat pemasangan batu bata diperlukan teknik yang benar agar kolam berdiri kokoh dan tidak mudah rusak. Kolam ikan koi wajib dilengkapi dengan pondasi di bagian dasarnya. Pondasi inilah yang bertugas untuk menahan beban air di kolam. Kadang-kadang seseorang lupa membuat pondasi sehingga menyebabkan kolam ikannya sering mengalami kebocoran. Anda harus membuat pondasi bangunan yang kuat dan KolamTujuan dari pengacian adalah untuk menghaluskan kolam supaya permukaannya tidak melukai ikan koi. Berbeda dengan dinding, pengacian pada kolam ditambahkan dengan zat merguson sebagai pengeras. Kemudian berikan efoxy untuk menghilangkan kadar zat alkali yang terkandung dalam semen. Terakhir, tambahkan coating sebagai pelapis agar kolam tak mudah retak. Direkomendasikan pula untuk memakai waterproofing guna mencegah kebocoran pada kolam ikan tersebut. Karena bagaimanapun semua jenis kolam ikan memang paling rawan mengalami kasus Kondisi KolamJangan pernah langsung mengisi kolam yang baru dibuat ini dengan ikan koi karena kondisi di dalamnya sebenarnya masih berbahaya bagi ikan. Hal ini tidak lain karena kolam yang baru dibangu mengandung zat alkali seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Pada minggu pertama, kolam perlu dikuras setiap hari dengan ditambah obat pembunuh jamur dan kutu. Selanjutnya, pada minggu kedua sampai ketiga, kolam perlu diberikan probiotik. Barulah pada minggu keempat sampai satu bulan, kolam tersebut dapat Anda coba kelayakannya. Apakah memang patut digunakan atau tidak?Peliharalah ikan koi murahan saat Anda melakukan ujicoba ini agar Anda tidak mengalami kerugian yang besar. Jangan menggunakan ikan lele atau ikan mas sebagai pengujinya ya. Mengapa? Sebab kedua ikan ini memang mempunyai daya tahan tubuh yang tinggi. Belum tentu kolam yang aman dipakai oleh ikan lele ataupun ikan mas tadi juga aman apabila dihuni oleh ikan koi. Jadi sebaiknya Anda menggunakan koi murahan sebagai pengujinya. Amati pertumbuhannya selama dua minggu. Apabila ikan-ikan ini tumbuh sehat, maka kolam tersebut sudah layak dipakai untuk ikan koi jagoan Ikan Koi ke KolamPerhatikan baik-baik. Ketika merilis atau melepas ikan ke kolam, terlebih dahulu masukkan ikan bersama kantung plastik wadahnya ke kolam dan biarkan sekitar satu jam. Ini gunanya supaya suhu air di plastik berangsur-angsur sama dengan suhu kolam sehingga ikan lebih mudah beradaptasi. Pelepasan dilakukan saat pagi hari agar sinar matahari sehat yang didapatkan lebih banyak. Saat Anda membuka plastik dan ikan keluar menuju kolam, biasanya koi langsung bersembunyi di dasar. Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan tempat persembunyian seperti tumbuhan air agar ikan tidak merasa stres. Saat ikan koi sudah nyaman dengan kondisi kolam, dia akan siap bermain dengan Anda.
JAKARTA, - Memiliki kolam ikan mungkin bukan ide kesenangan semua orang, tetapi mereka yang menyukainya tahu bahwa fitur air sederhana ini memiliki kekuatan untuk menciptakan ketenangan di area yang diletakkan, salah satunya taman di rumah. Bagi mereka yang menyukai ide fitur air interaktif, tak dapat dimungkiri daya tarik yang dimiliki dari sebuah kolam ikan. Mulai dari, suara gemericik air yang menenangkan, melihat sejumlah ikan yang lalu-lalang, hingga menjadi tempat untuk merenung atau melamun. Baca juga Air Kolam Ikan Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman? Ini PenjelasannyaTidak hanya menjadi elemen tambahan yang menakjubkan untuk taman, kolam ikan juga dapat menjadi area yang menghibur bagi penghuni rumah, terutama anak-anak. Sebagian besar sistem kolam ikan cukup mandiri. Jadi, selama mengaturnya dengan benar, kolam ikan akan berkembang hingga bertahun-tahun yang akan datang. Nah, bagi Anda yang tertarik memiliki kolam ikan, berikut ini cara membuat kolam ikan sendiri di taman yang perlu diketahui. Baca juga 5 Salah Kaprah tentang Ikan Mas, Umur hingga Akuarium Lokasi dan Kedalaman Saat memilih lokasi untuk kolam ikan, pastikan menghindari daerah yang rawan angin kencang, banyak daun berguguran, dan tempat genangan air setelah hujan lebat. Lokasi yang terlindung dari beberapa elemen keras dan teduh sebagian sangat cocok untuk ikan serta tanaman kolam. "Di suatu tempat dengan sedikit terhalang dedaunan di sekitar kolam dan menanam tumbuhan di dalam kolam untuk melindungi ikan dari predator adalah lokasi terbaik," kata James Headland dari Pangkarra Garden Design Sydney kepada Homes to Love. Baca juga Apakah Ikan Cupang Tetap Sehat Jika Tidak Dijemur Sinar Matahari? James mengatakan, untuk kedalaman, peraturan kedalaman standar menetapkan bahwa kolam tidak boleh lebih dalam dari 30 sentimeter. “Kolam ikan lebih dalam dari itu, Anda harus menutupi bagian atasnya dengan jaring untuk mencegah anak-anak kecil jatuh." Instalasi Anda dapat membeli peralatan kolam yang sudah jadi dari toko perangkat keras dan pengecer lanskap. Namun, cara ini biasanya paling cocok untuk kolam kecil. Baca juga 6 Tanaman yang Dapat Diletakkan di Dalam Kolam Jika berencana memasang kolam besar, Anda harus berkonsultasi dengan profesional untuk memastikan lanskap dan lapisannya dilakukan dengan benar. “Beton itu kuat, karet dan plastik juga bisa digunakan meski membutuhkan pemasangan yang hati-hati untuk memastikan kolam kedap air,” James menambahkan, jika ingin membuat kolam bergaya alami, menggunakan pelapis kolam PVC tahan lama dan tahan UV adalah yang terbaik. “Pastikan saja itu juga aman untuk ikan dan laut." Baca juga Air Kolam Ikan Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman? Ini Penjelasannya Tanaman Bebatuan dan kerikil sangat baik untuk membuat lanskap kolam ikan semakin bagus serta menarik. Namun, selain lanskap, Anda juga harus menyiapkan tanaman khusus untuk kolam ikan guna memastikan ekosistem di dalam berkembang biak. James merekomendasikan beberapa jenis tanaman, antara lain bunga lili air Nymphaea spp, Marsilea Mutica, dan Iris Versicolor. Mintalah seorang spesialis di toko tanaman lokal untuk merekomendasikan yang sesuai dengan iklim di tempat tinggal Anda. Baca juga Rumah Angelina Jolie, Ada Kolam Renang hingga Dikelilingi Taman Mawar Ikan Tidak semua spesies ikan akan berkembang biak di kolam, jadi pastikan berkonsultasi dengan ahli akuatik sebelum membeli. "Koi dan ikan mas adalah ikan paling populer yang dipelihara di kolam." Ingat bahwa ikan membutuhkan makanan dan air beroksigen untuk bertahan hidup. Jadi, pilihlah tanaman yang cocok untuk kolam ikan dan dapat memasok makanan untuk ikan serta pompa air yang mengoksidasi air dengan benar. Baca juga Ikan Cupang Bisa Mengalami Stres, Ini Penyebabnya Pompa Air dan Filter Untuk menjaga penyaringan efektif serta kualitas dan kejernihan air, Anda perlu memasang pompa kolam. "Tegangan rendah adalah yang terbaik. Coba sesuaikan ukuran kolam dengan pompa agar berfungsi efektif memindahkan air," imbuh James. Cari pompa air yang dapat memproses semua volume air kolam dalam waktu dua jam atau lebih cepat. Pompa submersible adalah yang paling mudah dipasang karena hanya ditempatkan di kolam, sedangkan pompa eksternal memerlukan pipa melalui dinding kolam yang membutuhkan penyegelan air ekstra. Baca juga Manfaat Memelihara Ikan, Usir Stres hingga Turunkan Tekanan Darah Selain itu, pompa air bertenaga surya juga menjadi pilihan terbaik. Namun, jika Anda memerlukan sambungan listrik, pastikan dipasang profesional dan jangan pernah menggunakan kabel ekstensi. Konsultasikan dengan ahli berkebun akuatik jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang filtrasi. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Banyak keluarga yang mendambakan eksterior pekarangan rumah dengan suasana asri. Sekarang mewujudkannya tidak perlu menyewa jasa tukang khusus serta membayar mahal. Bagaimana Cara Membuat Kolam Ikan Bersemen Beton? Cukup ikuti langkah-langkah cara membuat kolam ikan bersemen beton untuk mempercantik taman Anda sendiri di bawah ini. 1. Bersihkan Area untuk Membuat Kolam Tempat ideal untuk membuat kolam yaitu yang tanahnya rata. Anda bisa membersihkan area tersebut dengan menyingkirkan brangkal serta bebatuan lalu menggunakan gerobak sorong. Jika di sekitarnya terdapat semak atau pepohonan silahkan bongkar hingga bersih supaya akarnya tidak tumbuh menembus dinding. Sebelumnya Anda juga harus memeriksa rancangan konstruksi rumah di area tempat akan membuat kolam ikan. Hubungi pihak terkait untuk memastikan bahwa pada area tersebut tidak ada jalur listrik atau PDAM. 2. Tentukan Bentuk Kolam Setelah menemukan bentuk sesuai keinginan gunakan pilox atau botol remas untuk membuat garis luar. Jika tidak memiliki cat Anda bisa memanfaatkan tali sejenis kawat dan sejenisnya sebagai penanda. Kolam berbentuk persegi dan bundar adalah yang paling mudah digali. Sebenarnya untuk ukuran sepenuhnya terserah Anda, namun umumnya kolam ikan koi berukuran 4 x 3 meter sudah bisa menampung sekitar 10 ekor ikan dewasa. 3. Mulai Menggali Kolam Untuk kolam ikan dengan ukuran kecil maka cukup gunakan sekop atau cangkul saat menggali kedalamannya. Namun, jika terlalu besar sehingga melakukannya dengan tangan sekiranya melelahkan maka Anda bisa menyewa pekerja supaya mengoperasikan alat berat ekskavator. Anda masih bisa menggalinya sendiri jika kolam ikan tersebut berukuran 1,5 x 2,5 meter dan kedalamannya mencapai 0,5 meter. 4. Miringkan Dinding Kolam Gali tepian kolam menggunakan sekop maupun ekskavator hingga kemiringannya mencapai 45 derajat. Memiringkan dinding seperti ini akan memudahkan langkah selanjutnya yaitu saat proses penyemenan. Setelah Anda selesai menggali kolam dengan dinding yang miring maka silahkan angkat tanah hasil galian. Selanjutnya, pampatkan seluruh permukaannya menggunakan sekop atau ekskavator. 5. Gali Saluran Pembuangan Temukan area paling pas sebagai saluran pembuangan dengan mengamati sisi mana yang paling rendah. Jika tidak dapat menemukannya begitu saja Anda bisa meletakkan waterpas sehingga tampak dominasi kemiringan pada bagian tertentu. Mulailah menggali hingga selebar 15 – 20 cm menggunakan cangkul dengan kedalaman 10 – 15 cm. Kemudian, arahkan salurannya menjauh dari dinding kolam minimal sepanjang 0,5 meter. Berikut beberapa tips saat mengerjakan tahap ini. Arahkan penggalian saluran menuju taman atau tanaman supaya air pembuangan kolam bisa Anda gunakan untuk mengairi tanah Untuk menambah daya tarik visual lapisi saluran tanah ini dengan batu sungai. Kolam dengan Plastik Tebal Tutup seluruh sisi dan dasar kolam menggunakan pelapis plastik setebal 0,75 – 1 mm. Ini berguna sebagai alas untuk menempelkan semen sekaligus sebagai penghalang kelembaban. Untuk mengetahui kebutuhan panjang dan lebar plastik Anda bisa mengalikan dua kedalaman kolam lalu menambahkan hasilnya dengan panjang serta lebar kolam tersebut. 7. Membuat Adonan Semen Menyalakan mikser molen mini listrik lalu campurkan air dan semen dengan rasio yang benar. Jika tidak memiliki alat tersebut Anda bisa mencampurnya di dalam sorong menggunakan sekop. Tunggu hingga tidak ada bongkahan kering dan setelah semuanya tercampur rata barulah tuangkan. 8. Semen Bagian Dinding dan Dasar Kolam Secara bertahap tuang adonan semen ke dinding dan dasar hingga seluruh permukaan kolam tertutupi dengan ketebalan sekitar 10 cm. Gunakan garu atau sekop untuk menjangkau bagian yang terlalu dalam. 9. Tekan Kawat Ayam Wire Mesh ke Dalam Semen Saat semen dalam keadaan basah segera tekankan wire mesh berukuran 5 cm ke dalamnya. anda bisa membiarkan kawat tersebut tumpang tindih di bagian sambungannya. Hal ini berguna untuk menguatkan semen dari retakan. 10. Lapisi Wire Mesh dengan Semen Sendoklah semen sedalam 5 cm keatas wire mesh lalu haluskan permukaannya menggunakan sendok kurang dari 2 jam sebelum mulai mengeras. 11. Tutup Kolam dengan Plastik Hamparkan lembaran plastik untuk menutupi seluruh permukaan kolam. Supaya tidak terbuka saat tertiup angin tahan masing-masing ujungnya dengan benda berat seperti batu. Biarkan semen benar-benar kering dan mengeras selama 3 hari barulah Anda boleh membukanya. 12. Semprotkan Pelapis Karet Lapisi permukaan kolam ikan menggunakan pelapis karet berwarna gelap. Ambil jarak sekitar 15 cm dari semen lalu semprotkan dari atas ke bawah sehingga dapat menyegel kapur yang berbahaya bagi ikan. Demikian ulasan mengenai cara membuat kolam ikan bersemen beton untuk mempercantik taman Anda sendiri. Semoga bermanfaat.